Rabu, 17 Maret 2010

Lintas Alam


Lintas alam adalah kegiatan untuk melatih peserta didik untuk mnyiapkan diri untuk dapat mengetahui dan membaca arah serta survifal di alam. Para siswa dilatih bagaimana untuk bekerjasama, saling tolong menolong, cinta alam, ketahanan fisik dan mental, berani, samapi dengan pemberian materi tentang P3K, pembuatan tandu, halang rintang, out bond, dll.
Selain untuk menikmati suasana alam siswa kita ajakan pula bagaimana mensyukuri nikmat Allah SWT yang terpampang luas yang merupakan kekuasaan-Nya yang terbentang dan patut kita jaga dan pelihara,.
Perjalanan lintas alam yang dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2010 bertempat di lokasi eks Islamic Center Samarinda Jl. P.Suryanata Air Putih menempuh rute menaki bukit Islamic menuju Perum Airlisa sampai dengan Juanda 1 hingga Finish tepat di belakang Anjungan Asrama Islamic ini menempuh waktu mulai start jam 07.30 s.d 11.00 dengan jumlah peserta 20 orang yang antusias mengikuti kegiatan ini.
Nantikan Lomba Lintas Alam antar siswa MAN 1 Samarinda yang Insya Allah akan kita laksanakan, tunggu tanggal mainnya

Selasa, 16 Maret 2010

GUDEP 209-210 KHALID bin WALID PANGKALAN MAN 1 SAMARINDA


GUGUS DEPAN 209 – 210

KHOLID BIN WALID

PANGKALAN MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 1

S A M A R I N D A


Jl. Pangeran Suryanata Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu Telp. 0541-742909 Kodepos 75129

A. LATAR BELAKANG

Persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara kesatuan yang adil dan makmur, materiil dan sprituil, serta beradab merupakan adicita bangsa Indonesia melalui pendiri Negara kesatuan Republik Indonesia yang mulai bangkit dan siaga sejak berdirinya Boedi Oetomo tanggal 20 Mei 1908. Adicita itu pula yang merupakan dorongan para pemuda Indonesia melakukan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, untuk lebih menggalang persatuan merebut kemerdekaan. Dengan jiwa dan semangat Sumpah Pemuda inilah Rakyat Indonesia berjuang untuk kemerdekaan nusa dan bangsa Indonesia yangg diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 yang merupakan karunan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Gerakan kepanduan nasional yang lahir dan mengakar di bumi nusantara merupakan bagian terpadu dari gerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia dimana kaum muda sebagai potensi bangsa dalam kelangsungan bangsa dan negara mempunyai kewajiban untuk melanjutkan perjuangan tersebut.

Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana, sebagai kelanjutan dan pembaharuan gerakan kepanduan nasiona, dibentuk karena dorongan kesadaran bertanggung jawab atas kelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila da Undang-Undang Dasar 1945. Dengan asas Pancasila menyelenggarakan upaya pendidikan bagi kaum muda melalui Kepramukaan dengan sasaran meningkatkan sumber daya kaum muda, untuk mewujudkan masyarakat madani, dan dapat melestarikan keutuhan dari :

  1. Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika
  2. Ideologi Pancasila
  3. Kehidupan Rakyat yang Rukun dan Damai

Dalam upaya meningkatkan dan melestarikan hal tersebut diatas, maka Gerakan Pramuka menyelenggarakan pendidikan nonformal, melalui kepramukaan sebagai bagian pendidikan nasional dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan serta Sistem Among.

B. LANDASAN DASAR

1. Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka.

2. Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 1999 tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.

3. Surat Keputusan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 107 Tahun 1999 tentang Anggaran Runah Tangga Gerakan Pramuka.

4. Surat Keputusan Ketua Kwartir Nasional Nomor 220 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pokok Organisasi Gerakan Pramuka.

C. MAKSUD DAN TUJUAN

a. Maksud

Kegiatan kepramukaan dimaksudkan untuk dapat dijadikan sebagai :

· Kepramukaan adalah proses pendidikan ekstrakurikuler dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan yang sasaran akhirnya adalah pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti yang luhur.

· Kepramukaan merupakan proses kegiatan belajar sendiri yang progresif bagi siswa siswi untuk mengembangkan diri pribadi seutuhnya baik fisik, intelektual, emosianal, sosial, dan spritual sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat.

· Pendidikan dalam kepramukaan dimaksudkan dan diartikan secara luas sebagai suatu proses pembinaan sepanjang hayat yang berkesinambungan Sumber Daya Manusia/potensi peserta didik, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat dengan sasaran menjadikan mereka sebagai manusia mandiri, peduli, bertanggung jawab dan berpegangan teguh pada nilai-nilai dan norma Agama dan Masyarakat.

b. Tujuan

Kegiatan kepramukaan dimaksudkan agar peserta didik dapat menghayati dan memahami :

· Kepramukaan dalam pendidikan nonformal adalah wadah peningkatan karya, mutu mental, moral, fisik, intelektual, emosional, sosial dan spritual.

· Kepramukaan adalah proses pendidikan dan pengajaran

· Kepramukaan adalah dasar dan landasan pendidikan meniru. Ada yang meniru dan harus ada yang ditiru.

· Kepramukaan melatih untuk dapat melaksanakan manajement, adminstrasi, keorganisasian masyarakat, dan pemahaman tentang Negara Kesatuan, Wawasan Nusantara, dengan didasari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

D. VISI DAN MISI

a. Visi

Terwujudnya generasi muda yang siap dari segi mental, moral, intelektual, keterampilan, fisik, dan menumbuhkan jiwa sosial serta dapat meningkatkan spritual.

b. Misi

Mampu membentuk watak yang baik, berketerampilan, serta sehat jasmani dan rohani dengan penanaman dan pemupukan dalam diri peserta didik :

· Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

· Kesadaran berbangsa dan bernegara

· Pengamalan Moral Pancasila

· Pemahaman Sejarah Perjuangan Bangsa

· Rasa Percaya Diri

· Tanggung Jawab dan Disiplin

· Melatih kecakapan khusus

· Menjaga kebersihan dan ketertiban serta penyuluhan kesehatan dan menjaga keindahan, kelestarian lingkungan hidup.

E. MOTTO

“ BERPIKIR POSITIF, KREATIF, INOVATIF, DAN PACU PRESTASI “

F. KEPENGURUSAN

Kepengurusan kepramukaan terdiri dari seluruh unsur yang ada di dalam ruang lingkup sekolah yang terdiri dari :

1. MAJELIS PEMBIMBING

Unsur Majelis Pembimbing Gugus Depan terdiri dari :

· Kepala Sekolah sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan

· Unsur Komite Sekolah sebagai Wakil Ketua Pembimbing Gugus Depan

· Waka. Kurikulum sebagai Sekretaris Majelis Pembimbing Gugus Depan

· Waka. Kesiswaan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Harian Gugus Depan

· Waka. Humas sebagai Sekretaris Majelis Pembimbing Harian Gugus Depan

· Waka. Sarana Prasana sebagai Anggota Majelis Pembimbing Harian Gugus Depan

· Waka. Keterampilan sebagai Anggota Majelis Pembimbing Harian Gugus Depan

Adapun Tugas secara umum dari Majelis Pembimbing diantaranya adalah :

· Untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok Gerakan Pramuka pada Gugus Depan.

· Majelis Pembimbing adalah suatu badan dalam Gerakan Pramuka yang memberi bimbingan dan bantuan moriel, oragnisatoris, materiel, dan finansial kepada gugus depan untuk seluruh kegiatan.

· Majelis Pembimbing bersidang sesuai dengan kebutuhan dan ditentukan oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan.

· Majelis Pembimbing wajib berkonsultasi secara periodik dengan Gugus Depan lain/ Satuan Karya/ Kwartir Gerakan Pramuka.

2. PEMBINA

· Unsur guru 2 orang sebagai Pembina Gugus Depan Gerakan Pramuka yang terdiri dari 1 orang Pembina Laki-laki dan 1 orang Pembina Perempuan yang melaksanakan pembimbinaan disesuaikan dengan sistem satuan terpisah.

Adapun Tugas dan Tanggung Jawab Pembina Gugus Depan di antaranya adalah :

· Mengelola Gugus Depan selama masa bakti gugus depan.

· Melaksanakan ketetapakn Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting dalam pelaksanaan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka serta keputusan Musyawarah Gugus Depandan ketentuan lain yang berlaku

· Meningkatkan jumlah dan mutu anggota Gerakan Pramuka dalam Gugus Depan.

· Membina dan mengembangkan organisasi, perlengkapan, dan keuangan Gugus Depan.

· Menyelenggarakan pendidikan kepramukaan didalam Gugus Deapan.

· Mengkoordinasikan pembina satuan dan bekerjasama dengan Majelis Pembimbing Gugus Depan dan orang tua peserta didik.

· Bekerjasama dengan tokoh-tokoh masyarakat di lingkungan Gugus Depan, dengan bantuan Majelis Pembimbing Gugus Depan.

· Menyampaikan laporan tahunan kepada koordinator Desa/Kelurahan, Kwartir Ranting, dan menyampaikan tembusannya kepada Kwartir Cabang tentang perkembangan Gugus Depan.

· Menyampaikan pertanggungjawaban Gugus Depan kepada Majelis Pembimbing sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. DEWAN AMBALAN

· Pengurus Dewan Ambalan terdiri dari satuan terpisah yaitu Dewan Ambalan Putra 209 Khalid bin Walid dan Dewan Ambalan Putri 210 Khalid bin Walid.

· Pengurus Dewan Ambalan ditunjuk melalui Musyawarah Dewan Ambalan Gugus Depan setiap 1 tahun masa bakti kepengurusan.

· Pengurus Dewan Ambalan semaksimalnya dipilih dari peserta didik kelas XI.

· Unsur Dewan Ambalan terdiri dari :

- 1 orang Ketua Dewan Ambalan

- 1 orang Wakil Ketua Dewan Ambalan

- 1 orang Sekretaris Dewan Ambalan

- 1 orang Bendahara Dewan Ambalan

- 1 orang Pemangku Adat Dewan Ambalan

- 2 orang Bidang Teknik dan Sistem Kepramukaan ( TEKPRAM )

- 2 orang Bidang Kegiatan Operasional ( GIATOP )

- 2 orang Bidang Bimbingan dan Pengembangan ( BINBANG )

- 2 orang Bidang Penelitian dan Evaluasi ( LITEV )

Adapun tugas dan tanggung jawab dari Dewan Ambalan Gugus Depan Gerakan Pramuka diantaranya :

· Mengelola organisasi Gerakan Pramuka sampai masa bakti.

· Menyusun Program Kerja Tahunan

· Merencanakan kegiatan-kegiatan kepramukaan.

· Melaksanakan kegiatan latihan rutin sebagaimana yang telah ditentukan.

· Mengkoordinasikan kegiatan kepada Gugus Depan lain melalui Pembina Gugus Depan.

· Mempersiapkan anggota Gerakan Pramuka pada setiap kegiatan pacu prestasi.

· Mengkoordinasikan kegiatan yang akan dilaksanakan dengan Pembina Gugus Depan.

· Melaksanakan Musyawarah Dewan Ambalan setiap tahun untuk memilih Dewan Ambalan yang baru.

· Mengelola pendanaan Dewan Ambalan melalui iuran wajib anggota.

· Melaporkan seluruh kegiatan kepada Pembina Gugus Depan secara tertulis maupun lisan.

· Membantu kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah dalam keikutsertaan sebagai partisifasi dan pengabdian terhadap induk pangkalan Gugus Depan.

G. PROGRAM KERJA

Adapun Program Kerja Tahunan Gugus Depan 209 – 210 Khalid bin Walid Pangkalan MAN 1 Samarinda diantaranya adalah :

1. Musyawarah Dewan Ambalan Pramuka Penegak Gerakan Pramuka ( MUSBALAN ).

2. Peringatan HUT Gerakan Pramuka.

3. Peringatan HUT Gugus Depan.

4. Latihan Rutin.

5. Penerimaan Anggota Baru

6. Masa Orientasi Anggota Baru

7. Masa Orientasi Dewan Ambalan

8. Perkemahan Sabtu Minggu ( PERSAMI )

9. Ikut serta dalam kegiatan lomba kepramukaan.

H. STRATEGI

Strategi pelatihan yang dikembangkan dalam pendidikan pramuka adalah menggunakan sistem among dimana satu sangga pramuka dibimbing oleh satu orang pembina yang dibantu oleh pendamping pembina yang terdiri dari tingkat Pendega, Laksana, ataupun Bantara.

Setiap sesi latihan peserta didika akan diberikan materi-materi dasar tentang kepramukaan yang terdiri dari materi pramuka dasar untuk pramuka penegak sampai dengan muatan-muatan keterampilan baik untuk meningkatkan kemampuan intelenji, mental, fisik, sosial, akademik, sampai dengan profesionalisme organisasi.

Materi-materi tersebut diantaranya :

  1. Materi Kepramukaan

- Materi tentang AD / ART Gerakan Pramuka

- Materi tentang keorganisasian gerakan pramuka

- Materi tentang teknik dan sistem pramuka

- Materi tentang kegiatan operasional pramuka

- Materi tentang bimbingan dan pengembangan diri

- Materi tentang penelitian dan evaluasi

- Materi tentang sejarah dan atribut pramuka

- Materi tentang sumpah dan janji serta dasa darma pramuka

- Materi tentang adat pramuka gugus depan

  1. Materi Wawasan

- Materi tentang wawasan nusantara

- Materi tentang sosialisasi dan persiapan diri membangun masyarakat

  1. Materi Kedisiplinan

- Latihan Kepemimpinan

- Latihan Peraturan Baris Berbaris ( PBB )

  1. Materi Ketangkasan dan Kecermatan

- Latihan Tali Temali dan Simpul

- Latihan Sandi

- Latihan Semapur

- Latihan Halang Rintang

- Latihan Tanabur Alam / Lintas Alam

  1. Materi Survival

- Perkemahan Sabtu Minggu ( PERSAMI )

- Perkemahan Jum’at, Sabtu, Minggu ( PERJUSAMI )

  1. Metari Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan ( P 3 K )

- Materi Tentang P 3 K

- Materi Kesehatan Pribadi

- Materi Kesehatan Lingkungan Tempat Tinggal

- Materi Kesehatan Lingkungan Masyarakat


PEMBINA PUTRA : FERDIANSYAH BACHSAN, S.Pd.I
PEMBINA PUTRI : RHABIATUL ADAWIYAH, S.Pd